Kali ini Rufe mendapatkan sebuah misi yang agak rumit. Rufe akan melindungi gerakan infanteri SLA dan tank-tank SLA untuk menyerang sebuah kamp pengisian suplai Chung Kuo. Misi akan diadakan malam hari, tepat pukul 12.00 PM. Sore harinya, Rufe menyiapkan peralatan tempurnya. Peralatan itu disiapkan untuk misi nanti. Tak lupa, termosnya diisi penuh kopi hitam untuk pengusir kantuk. Di saat Rufe sedang berbenah, Ia melihat Mriya yang berdiri di belakangnya sembari meraba-raba lingkungan sekitar.
Formulanya masih sama seperti Wing Buster dan Flaming Angels.
Misi dan misi. Full action. Tidak ada pendalaman karakter atau penjelasan latar belakang kenapa misinya harus begini atau rencana besar yang hendak diraih. Bahkan penjelasan seperti apa kondisi Somesia atau orang-orangnya atau penderitaannya dan sebagainya pun dilewat.
I think it's time to try something different, bro.
Yah mungkin bisa digambarkan bagaimana kebudayaan Somesia itu. Ato latar belakang hubungan Chungkuo ama Somesia secara politik atau ekonomi atau sejarah. Supaya situasinya terasa lebih real. Atau mungkin juga calon-calon musuh besar Rufe (bisa yang aneh-aneh ala MGS). Atau taktik tempur ala Jumir-kun. Atau bumbu-bumbu hubungan antara Rufe dan Mriya. Ato dramatisasi, semisal Mriya terluka atau disandera.
Dan terutama grand idea. Sebenernya pembaca nih mau dibawa ke mana. Ya, mungkin akhirnya Chungkuo rontok dan Somesia merdeka berjaya pada akhirnya. Tapi secara pribadi untuk Rufe gimana. Atau Mriya. Soalnya kalo baca putus-putus per episode, misi emang ga masalah. Tapi kalo dibaca sebagai buku satu kesatuan, bosen atuh. Misi lagi, misi lagi. Ibaratnya jalan maju selangkah demi selangkah tapi datar. Kalo bisa sih ibaratnya jalan mendaki naik. Sampai akhirnya bener-bener sampai di puncak klimaks.
Ambil contoh Flaming Angels. Dari awal udah jelas, arahnya tuh bakal Semeria menang. Tapi ada tambahannya: Yuki. Dari awal pembaca sudah diberitahu tentang hal ini. Jadi dari episode ke episode, ada satu harapan lain tentang ini. Sangat mungkin dijadikan kejutan pada akhirnya. Ato ambil TAD (yang aku langganin juga). Akhirnya pasti si Ascott dan tokoh-tokoh jahat lainnya mati. Dan dua negara yang berperang itu berdamai kembali. Tapi bagaimana kisah cinta Allan? Sarah atau Angel? Ehm, menurutku ini benar-benar menambah gereget.
Tapi yah, ini cuma ide sotoy saja sih. Sampai sekarang, aku juga belajar nambah gereget gimana.
Tanya : Tujuan si Rufe jadi Mercenary apa? Cari Nafkah ? Cari Mati ? Cari pengalaman ? Jadi orang hebat ?
cari nafkah lah... Masa cari perawan XD
Tanya : Mriya masih perawan gak tuh ?
kupikir Rufe kebanyakan ngomong yang gak perlu. Bikin lebih cool lagi kayak Squall gitu. Kan lebih keren.
Gw lebih suka kalo rufe tiba tiba jadi kejam naujubile, sampe Mriya pun di mutilasi.
setuju sama heinz-senpai.
Formulanya masih sama seperti Wing Buster dan Flaming Angels.
Misi dan misi. Full action. Tidak ada pendalaman karakter atau penjelasan latar belakang kenapa misinya harus begini atau rencana besar yang hendak diraih. Bahkan penjelasan seperti apa kondisi Somesia atau orang-orangnya atau penderitaannya dan sebagainya pun dilewat.
I think it's time to try something different, bro.
Aku rasa heinz-kun ada benarnya. Saatnya untuk menjadi berbeda!!
Thanks atas usulannya
Saya Rasa, Tom menganggap ini sebagai latihan.
Tapi saya rasa juga, latihannya udah kebanyakan.
Udah cukup ahli dalam hal action.
Jadi saya pikir sudah saatnya mencoba latihan model lain.
Ya, aku rasa latihannya udah kebanyakan....
Kalau boleh tau, bisa kasi contoh model lain yg heinz kun sebut>
Yah mungkin bisa digambarkan bagaimana kebudayaan Somesia itu. Ato latar belakang hubungan Chungkuo ama Somesia secara politik atau ekonomi atau sejarah. Supaya situasinya terasa lebih real. Atau mungkin juga calon-calon musuh besar Rufe (bisa yang aneh-aneh ala MGS). Atau taktik tempur ala Jumir-kun. Atau bumbu-bumbu hubungan antara Rufe dan Mriya. Ato dramatisasi, semisal Mriya terluka atau disandera.
Dan terutama grand idea. Sebenernya pembaca nih mau dibawa ke mana. Ya, mungkin akhirnya Chungkuo rontok dan Somesia merdeka berjaya pada akhirnya. Tapi secara pribadi untuk Rufe gimana. Atau Mriya. Soalnya kalo baca putus-putus per episode, misi emang ga masalah. Tapi kalo dibaca sebagai buku satu kesatuan, bosen atuh. Misi lagi, misi lagi. Ibaratnya jalan maju selangkah demi selangkah tapi datar. Kalo bisa sih ibaratnya jalan mendaki naik. Sampai akhirnya bener-bener sampai di puncak klimaks.
Ambil contoh Flaming Angels. Dari awal udah jelas, arahnya tuh bakal Semeria menang. Tapi ada tambahannya: Yuki. Dari awal pembaca sudah diberitahu tentang hal ini. Jadi dari episode ke episode, ada satu harapan lain tentang ini. Sangat mungkin dijadikan kejutan pada akhirnya. Ato ambil TAD (yang aku langganin juga). Akhirnya pasti si Ascott dan tokoh-tokoh jahat lainnya mati. Dan dua negara yang berperang itu berdamai kembali. Tapi bagaimana kisah cinta Allan? Sarah atau Angel? Ehm, menurutku ini benar-benar menambah gereget.
Tapi yah, ini cuma ide sotoy saja sih. Sampai sekarang, aku juga belajar nambah gereget gimana.
Oke, akan kupertimbangkan hal ini...
Thanks...
ternyata ideku dicantolin juga... bahagianya...