Suasana dek kapal yang sepi saat kedatangan Arvin dari Koharia. Ada yang aneh. Arvin hanya seorang diri datang kesini. Bukankah ada Skipper dan Peter? Begitu pikir Keegan. Setelah menyapa sang laksamana, Arvin menghampiri Keegan dengan muka masam. Ia terlihat tak bersemangat. Arvin hanya menyerahkan dua dogtags berwarna silver tersebut. Dibacanya dogtags itu oleh Keegan, ada nama Skipper dan Peter tercantum dalam kalung yang terbuat dari lempengan besi berbentuk agak oval tersebut.
Baca lebih lanjut (ada 789 kata)
"Apa maksudnya ini?" tanya Keegan heran.
"Teman kita........ Sudah gugur saat aku dan mereka berusaha menghancurkan pabrik pembuatan roket Erotek....." jawab Arvin murung.
Betapa terkejutnya Keegan saat mengetahui kedua orangnya telah gugur dalam pertempuran. Rasa sedih bercampur kesal menghinggap di nurani Keegan. Tapi apa mau dikata, semua manusia pasti akan hidup dan mati.
"Seharusnya aku yang menyelamatkan mereka berdua....." sesal Arvin.
"Aku bukan pemimpin yang baik"
"Tidak. Apa yang kau lakukan itu sudah cukup!" bantah Keegan pada Arvin. Ditatapnya Arvin tajam-tajam oleh Keegan.
"Yang terpenting, pabrik jahannam itu sudah kamu musnahkan" lanjutnya. Tampak wajah Arvin mulai tersenyum sayu, kemudian memberi sebuah toss yang melambangkan kekompakkan.
****
Kini, Arvin adalah anggota Reon Squadron. Arvin menjadi Reon 4 dan menjadi wingman Keegan dan skuadronnya. Pengangkatan Arvin sebagai anggota Reon Squadron bukan tanpa alasan. Keegan merasa skuadronnya kurang satu orang. Beruntung Arvin ada.
Sebuah ruangan pertemuan di SNS Harlaown sudah siap dipakai. Seluruh pilot yang ada dipanggil dalam ruang pertemuan ini. Kali ini, Admiral Ferry memimpin pertemuan. Tampak suasana tegang dan kaku tergambar jelas di semua mimik muka semua pilot di ruangan ini.
"Baiklah....... Kalian semua tahu, diktator Koharia tewas dan daerahnya kini menjadi milik Grandenburg. Pasukan Sekutu terkepung disana dan akan dibantai habis-habisan. Mengecewakan..." gumamnya.
"Uh... Mengerikan..." ucap Yuka sedikit ngeri.
"World Assembly telah mengutuk keras tindakan Grandenburg, tapi tidak di indahkan. Maka itu, angkatan udara negara sekutu membentuk Taskforce 58, sebuah pasukan khusus yang terdiri dari skuadron pilihan World Assembly. Kalian juga terpilih oleh World Assembly untuk bergabung di Taskforce 58" lanjutnya.
Lantas, semua pilot Reon Squadron berbahagia mendengar pernyataan tadi. Betapa bahagianya mereka ketika nama Reon Squadron terpilih oleh World Assembly sebagai anggota Taksforce 58. Sekedar info, World Assembly adalah sebuah organisasi internasional yang membina dan mengawasi seluruh negara di Avionic World. Jika ada negara yang "nakal", maka World Assembly akan menindak tegas negara tersbeut. Baik secara fisik maupun non-fisik.
"Ini adalah kaset berisi perintah khusus dari jendral besar World Assembly untuk kalian semua. Jadi, perhatikan baik-baik..." kata Admiral Ferry yang kemudian memasukkan kaset DVD itu ke dalam sebuah DVD player.
Tak lama kemudian, di sebuah layar televisi layar lebar menayangkan daftar beragam negara yang dipilih oleh organisasi yang paling dihormati sedunia ini. Dan United States of Semmeria berada di peringkat pertama yang dipilih oleh World Assembly setelah Grittonia, Stoklomolvi, Draachenia, Sornesia, dan Chung Kuo. Tak lama kemudian, akhirnya muncullah sang jendral besar World Assembly.
"Selamat siang dan selamat datang di Taskforce 58. Dimana kami mengemban misi untuk menindak tegas ulah Grandneburg yang semakin menjadi-jadi. Baiklah, pertama-tama kuucapkan selamat kepada 215th Fighter Squadron "Reon Squadron" yang terpilih oleh World Assembly sebagai anggota Taskforce 58 ini. Kami merasa terhormat menerima kehadiran kalian dalam daftar negara ini. Dengarkan baik-baik, kalian harus berada di Teluk Schwanzee, sebelah timur Grandenburg. Perjalanan dari tempat kalian menuju Teluk Schwanzee cukup panjang. Pertama-tama, dari SNS Harlaown kalian akan terbang mengudara kira-kira selama lima belas jam penuh. Kemudian, kalian akan menemukan pesawat air refueling World Assembly terbang mengudara tak jauh dari posisi kalian kelak. Nah, gunakan kesempatan ini untuk isi ulang bahan bakar kalian. Kemudian, kalian teruskan penerbangan kalian menuju barat laut dan sekitar 25 mil kalian akan menemukan rombongan kapal aircraft carrier. Sempatkanlah diri kalian untuk mendarat disana dan mengambil istirahat. Esoknya, kalian tinggal menunggu perintah dari saya. Misi ini akan dimulai lusa, jadi persiapkan fisik dan mental kalian sebaik mungkin. Karena kami berharap penuh pada kalian. Semoga berhasil" itulah tayangan cukup panjang mengenai misi yang akan di jalankan oleh Reon Squadron besok.
"Sudah jelas?" tanya Admiral Ferry kepada semua pilot Reon Squadron.
"Sudah jelas apa?" Arvin berbalas tanya kepada Ferry. Admiral Ferry pun hanya bisa menghela nafasnya panjang-panjang dan menjawabnya.
"Ya sudah jelas bahwa lusa nanti, kalian akan menghadapi misi terberat sepanjang hidup kalian. Nama negar kalian pertaruhkan disini. Jadi, kumohon untuk melaksanakannya dengan sungguh-sungguh. Dan jangan lupa, misi ini bukan main-main. Semmeria mengharapkan keberhasilan kalian untuk menumpas fasisme Grandenburg. Dismissed!!" jelasnya dan kemudian menyuruh pilotnya bubar dan keluar ruangan.
****
Fajar mulai ditelan bumi secara perlahan. Sore hari akan berganti menjadi malam hari. Lusa nanti adalah hari terberat yang akan dialami oleh Keegan, Arvin, Brian, dan Yuka. Mereka sedang berada di dek terdepan untuk menyaksikan sang surya terbenam
"This is not good...." gerutu Arvin.
"Misi terberat, hari terberat, dan musuh terberat akan kita hadapi...." tukas Brian.
"Sang Daruda melebarkan sayap kekuatannya. Ini berarti sang Gagak akan sirna di muka bumi ini....." kata Yuka berangan-angan.
"Yang terpenting, teguhkan hati kalian. Percayalah, kita pasti bisa!" kata Keegan memotivasi teman-temannya.
Arvin yang ada di samping kiri Keegang merangkul tangannya di pundak Keegan. Sementara Yuka yang berada di sebelah kanannya memeluk erat lengan Keegan dengan sayang. Dua hari lagi mereka akan benar-benar berubah.
Bersambung...
Walah jangan disamakan kaset dan DVD dong. Sebut disc aja gitu biar lebih pas. Jadi seperti kalo beli CD di pirate shop. Heheh. Sibuk TO ternyata. Tapi itu sinyal-sinyal libur panjang.
hehe.... trims sudah mampir
Nice. tapi ada yang agak ngganjel: sejak kapan Arvin join sama reon Squad? trus bagian pas matahari terbenam kok rasanya mirip sama 3rd Chap 1 bagian paling awal, ya? sisanya bakal ditambah sama heinz-senpai.
tetep semangka, eh, semangat!!
Oh, iya yah! Harusnya aku ngejelasin bagaimana Arvin bisa masuk Reon Squadron. Oke, ini akan jadi bahan editan. He? Mirip 3rd Chap1? Kurang tau deh. hehehe....
Thanks dah mampir :)