sebuah lirik pada lagu sendu nan usang di chanel radio
menjelma eulogi kepulangan dan elegi kehilangan
pita hitam melingkar di pergelangan tangan nasib
menanda gelaran duka begitu sempurna selimuti kisah
rautmu semacam kereta berpenumpang kenangan
berangkat dan pulang di stasiun ingatan kepala milikku
setelahnya lusinan gelas berisi airmata tercetak persis
dengan angka yang tanggal satu persatu di arloji
ketika doa tak memberi hening kabar, kala rindu membakar degup sabar
kuramu sesaji ;ribuan sajak ilusi untuk boneka jalangkung
tertanam tepat di samping pohonjeruk yang tumbuh di tepi teras rumah
harap bisik gaibmu dapat kujumpa
bersama tetesan embun bening di mulut jendela kamar
jelma setrika yang merapikan lembar-lembar catatan karut semenjak sendiri
-ki 020409
Rating
Total Komentar: 4
Penilaian:
Delicious
Digg
StumbleUpon
Propeller
Reddit
Furl
Facebook
Google
Yahoo
Technorati
udah senior ini :-?
salam :D
trus kan kau bawa kemana catatan itu?
kau lantunkan di sela-sela doamu kah?
atau sengaja kau tinggal di bangku peron stasiun,
agar orang-orang membacanya?
atau kau pun tak perduli lagi,
karena itu hanya catatan?
hanya karena ending catatan itu begitu datar, sementara
pemapatanmu telah mengarah pada kepundan yang siap meletus...
blaaarrrrrr!!!???
wew,keren nich...suka aku
salam :)