Kira-kira, satu jam sebelum azan Subuh berkumandang, Ilyas sudah turun dari tempat tidur. Berhati-hati ia mencoba meniti tangga, dan akhirnya sampai di ruang tengah tanpa patah tulang. Dengan kunci yang masih tergantung di slot pintu, ia berhasil membuka daun pintu rumah Sonia yang hampir dua kali tinggi tubuhnya.
cerita ini, entah dibagian mananya...susah mengajakku ikut masuk ke dalamnya *grin*
*mohon dimaklumi, otakku memang lambat*
untuk tulisan panjang seperti ini *kukira 300-500 hal atau lebih?* ada baiknya memperhatikan setiap deskripsi yang digunakan. apalagi ini genre sci-fi. Sehingga otak pembaca lebih mudah untuk mengait-ngaitkan informasi yang betebaran.
semisal, "kira-kira satu jam sebelum azan subuh berkumandang..."
kalimat ini mau mengunduh kemana? waktunya tidak bisa dibayangkan, pun jika melink tidak pernah disinggung sebelumnya ada azan magrib -atau ini aku yang tidak detail bacanya-
jika terlink ke "dan kini, sudah pukul enam pagi"...seingatku di Aceh jam 6.30 pagi masih pun subuh *mengingat jama'ah subuh saat pasca tsunami*
lain lagi di Malang, subuh bisa jam 4 kurang 15.
tujuh paragraf diawal bisa membuat pembaca -aku, tentunya- bersungut omel *grin*
# bagian ke dua, kurang dieksplore keputus asa-an si Andiev
#bagian ke tiga, harusnya bisa lebih terbangun suasana mengerikan yang mencekam kan?
# bagian ke empat. surprise keberadaan jin terasa datar *atau memang karakter orang2nya begitu?* terus masuk ke episode Dokter Karim dan Gaya. terlalu datar
*aku curiga jangan2 mood bacaku yang sedang tidak bagus nih*
eh ya, menurut aku kok ya terlalu ringan dan leluasa pemberitahuan adanya kelainan pada penguunaan fibergen3 oleh Dokter Karim? info seperti itu bukannya menjadi wewenang pimpinan militer? karena menyangkut kelemahan pertahanan dan timbulnya kepanikan?
---------------
ah aku memang hanya pandai berkomentar! :-D
----------------
ignore lah
----------------
cheers!
Menurutku ceritanya semakin seru dan terarah. Msih ada satu0dua kalimat (terutama perumpamaan) yang agak aneh, bisa diganti atau dipendekkan. Tapi secara garis besar, ceritanya benar-benar seru.
Wuih, betul-betul ada macam2 hal yang terjadi ya? Apa kau penggemar Super Robot Wars? Jangan sampai kau kehilangan arah akan inti cerita ya?
Masih menunggu komentar, kritik, bahkan saran dari teman-teman. Dan bagi yang bertanya bagaimana caranya saya membuat kotak di bawah sana, klik aja di sini. Kamu mesti punya OpenOffice.org untuk bisa membukanya. Hehe, akibat modem yang bermasalah, bagian ini dan 12 jadi telat di-posting. Mohon maaf....
Pernyataan lisensi: Teman-teman boleh menyalin cerita ini ke media simpan lokal. Penggandaan diizinkan selama dalam bentuk digital, tidak menghilangkan sumber atau penulis asli, dan tidak untuk melanggar norma dan peraturan yang berlaku, dan bukan untuk tujan komersial. Jangan mencetak cerita ini ke atas kertas! Pohon sudah banyak yang ditebang untuk itu.
Alisya menderita oleh fibergen3 yang bereaksi di luar dugaan. Gaya yang berusaha menenangkan sahabat itu, juga merasa bahwa sisa-sisa fibergen2 membuat dirinya telah berubah dari manusia normal menjadi sosok yang paling ia takuti. Ia takut, perkataan sahabatnya menjadi kenyataan.
Di lain tempat, dengan bantuan proyek Mata Rantai milik Borneolab, DINA dan Polri akhirnya berhasil kembali ke masa lalu dan akhirnya membawa personil-personil mereka yang terluka saat terjadi penyerangan oleh dua anggota Morganred.
Dan kini, selain harus menghadapi Astro dan Morganred, mereka harus menghadapi serbuan asteroid yang semakin menjadi di hari ketiga.
cerita ini, entah dibagian mananya...susah mengajakku ikut masuk ke dalamnya *grin*
*mohon dimaklumi, otakku memang lambat*
untuk tulisan panjang seperti ini *kukira 300-500 hal atau lebih?* ada baiknya memperhatikan setiap deskripsi yang digunakan. apalagi ini genre sci-fi. Sehingga otak pembaca lebih mudah untuk mengait-ngaitkan informasi yang betebaran.
semisal, "kira-kira satu jam sebelum azan subuh berkumandang..."
kalimat ini mau mengunduh kemana? waktunya tidak bisa dibayangkan, pun jika melink tidak pernah disinggung sebelumnya ada azan magrib -atau ini aku yang tidak detail bacanya-
jika terlink ke "dan kini, sudah pukul enam pagi"...seingatku di Aceh jam 6.30 pagi masih pun subuh *mengingat jama'ah subuh saat pasca tsunami*
lain lagi di Malang, subuh bisa jam 4 kurang 15.
tujuh paragraf diawal bisa membuat pembaca -aku, tentunya- bersungut omel *grin*
# bagian ke dua, kurang dieksplore keputus asa-an si Andiev
#bagian ke tiga, harusnya bisa lebih terbangun suasana mengerikan yang mencekam kan?
# bagian ke empat. surprise keberadaan jin terasa datar *atau memang karakter orang2nya begitu?* terus masuk ke episode Dokter Karim dan Gaya. terlalu datar
*aku curiga jangan2 mood bacaku yang sedang tidak bagus nih*
eh ya, menurut aku kok ya terlalu ringan dan leluasa pemberitahuan adanya kelainan pada penguunaan fibergen3 oleh Dokter Karim? info seperti itu bukannya menjadi wewenang pimpinan militer? karena menyangkut kelemahan pertahanan dan timbulnya kepanikan?
---------------
ah aku memang hanya pandai berkomentar! :-D
----------------
ignore lah
----------------
cheers!
Menurutku ceritanya semakin seru dan terarah. Msih ada satu0dua kalimat (terutama perumpamaan) yang agak aneh, bisa diganti atau dipendekkan. Tapi secara garis besar, ceritanya benar-benar seru.
Wuih, betul-betul ada macam2 hal yang terjadi ya? Apa kau penggemar Super Robot Wars? Jangan sampai kau kehilangan arah akan inti cerita ya?